Carpon Bahasa Sunda

Carpon Bahasa Sunda – Bentuk Carpon Bahasa Sunda sama halnya dengan bentuk-bentuk cerpen berbahasa Indonesia. Mengisahkan berbagai peristiwa hidup yang bersifat fiksi. Perbedaannya adalah dalam penggunaan bahasa dan keterkaitan dengan perikehidupan orang-orang Sunda dan adat istiadat budaya Sunda tentunya.

Cerpen merupakan kepanjangan dari cerita pendek adalah karangan fiktif yang berisi sebagian kehidupan seseorang atau kehidupan yang diceritakan secara ringkas yang berfokus pada suatu tokoh dan biasanya dan penulisan ceritanya juga tidak terlalu panjang atau bersifat singkat. Di dalam bahasa sunda juga ada yang dinamakan Carpon Bahasa Sunda kepanjangan dari carita pondok dalam bahasa sunda.

Ciri-ciri dalam mengarang Carpon Bahasa Sunda harus diperhatikan juga yaitu jalan ceritanya singkat dengan hanya terdapat satu alur saja dan biasanya jumlah katanya sedikit tidak lebih dari 10.000 kata sehingga akan habis dibaca sekali duduk. untuk Perwatakan/penokohan dilukiskan secara singkat dan sederhana dan tentunya berbeda dengan novel yang cenderung untuk mengungkapan karakter dengan rangkaian bahasa panjang.

Sobat-sobat semua dalam mengarang Carpon Bahasa Sunda harus diperhatikan juga dalam penokohan ceritanya juga yang biasanya tokoh cerita yang dilibatkan dalam tokoh carpon bahasa sunda tersebut jumlahnya terbatas tidak melibatkan banyak tokoh cerita. Sobat-sobat semua bisa baca juga biantara bahasa sunda. Semoga untuk postingan kali ini bermanfaat bagi sobat-sobat semuanya yaa.

Berikut contoh contoh carpon bahasa sunda :

  1. Sireum Jeung Japati
  2. Balada Tukang Nyuling
  3. Kaulinan Budak Baheula
  4. Kaulinan Budak Baheula II
  5. Kereteg Hate
  6. Hayam Kongkoronggok Subuh
  7. Kayung yung
  8. Maen bal
  9. Pangalaman Seserahan
  10. Nu Dipikamelang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.