Contoh Peribahasa Bahasa Sunda

Taya halodo panyadapan

Tiada hentinya dinasihati atau dimarahi.

Taya kabau

Mau mengerjakan apa saja; apa saja mau.

Taya siruaneunana

Orang yang tidak ada gunanya karena tidak baik, tidak bisa dimanfaatkan tenaganya.

Taya tangan pangawasa

Tidak mempunyai kekuatan atau kekuasaan.

Teguh pancuh

Ulah (sok) ngeok memeh dipacok

Jika kita menghadapi pekerjaan berat, kerjakan saja dulu jangan merasa malas.

Ulah beunghar memeh boga

Punya banyak keinginan seperti orang kaya yang tidak sesuai dengan keadaan dirinya.

Ulah cara ka kembang malati, kudu cara ka picung

Jangan cepat bosan, jangan putus kasih sayang, harus mula-mula cinta semakin lama semakin cinta.

Ulah incah balilihan

Jangan pindah tempat tinggal.

Ulah kabawa ku sakaba-kaba

Jangan terbawa kepada hal-hal yang buruk.

Ulah muragkeun duwegan ti luhur

Harus sayang dengan rezeki yang didapat dengan susah payah dari hasil keringat sendiri, jangan dihambur-hamburkan.

Ulah nyeusngseurikeun upih ragrag

Jangan menertawakan dan mempermainkan orang tua yang suatu saat nanti akan kita alami.

Ulah pangkat memeh jeneng

Jangan sombong ingin menyamai orang yang sudah mapan kalau kita sendiri belum mapan.

Ulah tiis-tiis jahe

Harus waspada.

Ulah unggut kalinduan, ulah gedag kaanginan

Jangan tergoda atau terganggu dengan berbagai hal kalau kita sedang melaksanakan suatu hal yang baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.